《盧勝彥尊者粉絲專欄 》帶師尊寶冠搭機,也得座位。文:Lian Hua Siew Lian
《Rubrik Fans Arya Sheng-Yen Lu 》Membawa Mahkota Dharmaraja Maha Guru naik pesawat, memperoleh tempat duduk pula.
Penulis : Lian Hua Siew Lian
Setelah lewat 4-5 tahun kini baru terkumpul keberanian untuk menuliskan kekuatan Maha Agung Sang Satya Buddha!
Penulis sering membantu membawakan Mahkota Dharmaraja dan Rompi Naga pujana dari para saudara/i se-Dharma kepada Maha Guru dan dalam perjalanan menuju ke negara asal ataupun hingga ke Taiwan pasti disertai peristiwa yang menakjubkan!
Khususnya seperti, tidak soal apakah saya naik bus ataupun naik pesawat maka Mahkota Dharmaraja dan Rompi Naga pasti senantiasa saya bawa sendiri tak pernah meninggalkan badan. Biasanya di atas pesawat tidak memperkenankan tangan kita ada memangku sesuatu benda, pramugari menghendaki agar saya meletakkan kotak berisi Mahkota ke atas, tapi saya bersikeras memeluknya erat-erat, seluruh kursi penumpang sudah penuh, tetapi ketika pesawat akan terbang, peristiwa menakjubkan pun terjadi~di samping saya pasti akan tersisa satu tempat duduk kosong.
Showing posts with label Kesaksian Siswa Mulia. Show all posts
Showing posts with label Kesaksian Siswa Mulia. Show all posts
Saturday, November 23, 2013
Thursday, November 21, 2013
Warta TBSky Tuturan Suara Hati oleh V.A Huijun
《Warta TBSky Tuturan Suara Hati》 Pernah suatu kali sebuah rumah makan sepi konsumen, tetapi sewaktu Maha Guru datang, segera saja di rumah makan tersebut tiada tempat yang kosong!
Maha Guru menceritakan kepada kami : Dulu ada sebuah rumah makan, pemiliknya setiap kali secara khusus mencatat jam kedatangan Maha Guru, maka konsumen di rumah tersebut menjadi bertambah berapa banyak, ternyata jumlah konsumen meningkat paling sedikit hingga dua kali lipat. Dan pemilik rumah makan itu, secara khusus pula membawakan daftar catatan tersebut untuk dilihat Maha Guru!
Bahkan pemilik rumah makan di tempat lain pada sore hari ini juga berkata demikian kepada Maha Guru : Setiap kali Maha Guru datang, usaha kami pasti membaik dengan drastis!
Ini semua oleh karena Maha Guru disertai banyak Dewa Dharmapala yang melindungi! Dan, Maha Guru kita sememangnya adalah Vajra Maha Berkah (Dafu Jingang - 大福金剛)! Apakah Anda semua setuju?
Tuesday, November 19, 2013
《Warta Kilat TBSky》Fenomena menakjubkan! Mata Rupang Dewa terbuka setelah Kepala Kuil menjapakan mantra hati Mulacarya!
《Warta Kilat TBSky》Fenomena menakjubkan! Mata Rupang Dewa terbuka setelah Kepala Kuil menjapakan mantra hati Mulacarya!
Tanggal 17 November 2013 sore, Acarya Lian Huo dan Acarya Lian Shi melaporkan kepada Maha Guru dan Guru Dhara bahwa : Di Kalimantan Timur - Indonesia ada sebuah kuil Dewi Mazu, kepala kuil tersebut telah bersarana kepada Maha Guru Lian Sheng, setiap hari ia sangat rajin menjapa mantra hati Mulacarya dan Sutra Raja Agung Avalokitesvara (Gaowangjing), ternyata, bagian mata pada Rupang dewa kuil tersebut yang tadinya sedikit terpejam, ternyata sekarang menjadi membukakan mata, berikut diunggah foto-foto Dewi Mazu dan Dewa Sangharama (Guan Gong), kuil ini yang sebelumnya hanya dikunjungi 2-3 orang per hari, oleh karena keajaiban “Rupang Dewa Membuka Mata” yang diekspos oleh media setempat, alhasil menyebabkan pengunjung yang datang mengunjungi Kuil ini meningkat hingga 200-300 orang per hari.
Lianhua Yunxiong shixiong dari Indonesia turut melaporkan kepada Maha Guru dan Guru Dhara bahwa : ada orang yang memohon Rupang Maha Guru untuk dipersemayamkan di sebuah Kuil beda aliran, maka Lianhua Yunxiong shixiong pun membawakan sebuah Rupang Padmakumara sebagai penjalin jodoh Dharma, setelah Rupang Padmakumara dipersemayamkan di Kuil tersebut, tak disangka terjadilah fenomena ‘Fa Lu’ (Red= 發爐/Fa Lu: Batang dupa yang ditancap di Hiolo terbakar habis tanpa sisa, dalam kepercayaan Taoisme menandakan turunnya makhluk suci), menyebabkan yang menyaksikan peristiwa semuanya terheran-heran !
Maha Guru pun menyinggung tentang Shellyann shijie yang berasal dari Toronto-Canada, kedua matanya yang buta selama 5 tahun karena luka yang disebabkan oleh pekerjaan, tak dinyana setelah diadisthana oleh Maha Guru Lian Sheng telah bisa melihat cahaya, dan bisa melihat awan!
Acarya Lian Shi selanjutnya melaporkan kepada Maha Guru dan Guru Dhara perihal kesaksian kontak batin : Dokter Chen-Zhexin dari Taiwan mendapat tumor di jaringan pembuluh darahnya (Red: hemangioma), setelah menjapa mantra hati Mulacarya dan mantra hati Mahadewi Yaochi Jinmu, tumor tersebut mendadak saja sembuh!
Saturday, November 16, 2013
Lianhua Ziyi mendapat petunjuk Maha Guru lewat mimpi, Berhenti dari pekerjaan pada saat tepat sehingga terhindar dari petaka!
《盧勝彥尊者粉絲見證》 蓮花子奕得聖尊夢示,及時離職公司而避開被圍廠之難!
《Warta Kesaksian Fans Arya Sheng-Yen Lu》Lianhua Ziyi mendapat petunjuk Maha Guru lewat mimpi, Berhenti dari pekerjaan pada saat tepat sehingga terhindar dari petaka!
Sembah sujud kepada Yang Mulia Mahaguru Dharmaraja Liansheng Sheng-Yen Lu~siswa dengan nama Dharma Lianhua Ziyi pada kesempatan ini hendak mengungkapkan peristiwa yang dialami saya sendiri untuk dibagikan kepada sesama saudara/i se-Dharma~Terimakasih tak terhingga atas pertolongan Maha Guru Lian Sheng~
Siswa beberapa tahun yang lalu selama 7 tahun bekerja di Mainland-China, saya berkedudukan sebagai Kepala Pabrik, jelang rentang waktu panjang tekanan pekerjaan semakin besar membuat diri saya larut dalam depresi, saya ingin sekali meninggalkan pekerjaan ini, tetapi setelah menyampaikan surat pengunduran diri, perusahaan pasti tidak mau menyetujui, dan malah dengan cara menaikkan gaji dengan maksud supaya bisa menghilangkan niat saya tadi, saat itu siswa juga pernah menulis surat ke Seattle untuk memohon petunjuk, namun surat balasan hanya mencantumkan “boleh memperbanyak penjapaan mantra hati Mulacarya”, dan tidak ada petunjuk lainnya lagi ataupun saran mengenai niat berpindah pekerjaan, demikianlah siswa terpaksa meneruskan pekerjaan dengan tekanan dan depresi.
Pada suatu hari setelah berselang setengah tahun kemudian, saya terperanjat bermimpi Maha Guru Lian Sheng datang ke mimpi memberikan petunjuk, dengan latar berada di ruang tamu rumah saya, siswa sedang menonton siaran televisi, berbaring di atas kursi sofa, lalu tampak Maha Guru seorang diri tiba-tiba membuka pintu masuk ke ruang tamu, (jubah Dharma yang dikenakan sama persis dengan gambar di samping), siswa sungguh terperanjat lalu berlutut di lantai menghaturkan hormat kepada Maha Guru, Maha Guru sambil tersenyum ringan perlahan berjalan melewati televisi, hingga sampai di kursi sofa tunggal yang ada di samping kemudian duduk diatasnya, siswa merangkapkan kedua tangan sembari berlutut bertanya : “Mohon tanya Maha Guru ada petunjuk apa?”, dengan lembut Maha Guru hanya mengucapkan sebuah kalimat “Anda sudah boleh pulang Taiwan”, sampai disini siswa tiba-tiba tersentak bangun dari mimpi tersebut, saya meraih jam weker ternyata sudah subuh jam 5 lewat, teringat kisah yang beredar di antara sesama umat sealiran bahwa jika memimpikan Maha Guru di waktu subuh antara jam 5 hingga jam 7 maka pasti adalah sosok Maha Guru yang asli, seketika itu juga siswa menelepon pulang ke Taiwan untuk memberitahu istri perihal kejadian ini!
Siswa beberapa tahun yang lalu selama 7 tahun bekerja di Mainland-China, saya berkedudukan sebagai Kepala Pabrik, jelang rentang waktu panjang tekanan pekerjaan semakin besar membuat diri saya larut dalam depresi, saya ingin sekali meninggalkan pekerjaan ini, tetapi setelah menyampaikan surat pengunduran diri, perusahaan pasti tidak mau menyetujui, dan malah dengan cara menaikkan gaji dengan maksud supaya bisa menghilangkan niat saya tadi, saat itu siswa juga pernah menulis surat ke Seattle untuk memohon petunjuk, namun surat balasan hanya mencantumkan “boleh memperbanyak penjapaan mantra hati Mulacarya”, dan tidak ada petunjuk lainnya lagi ataupun saran mengenai niat berpindah pekerjaan, demikianlah siswa terpaksa meneruskan pekerjaan dengan tekanan dan depresi.
Pada suatu hari setelah berselang setengah tahun kemudian, saya terperanjat bermimpi Maha Guru Lian Sheng datang ke mimpi memberikan petunjuk, dengan latar berada di ruang tamu rumah saya, siswa sedang menonton siaran televisi, berbaring di atas kursi sofa, lalu tampak Maha Guru seorang diri tiba-tiba membuka pintu masuk ke ruang tamu, (jubah Dharma yang dikenakan sama persis dengan gambar di samping), siswa sungguh terperanjat lalu berlutut di lantai menghaturkan hormat kepada Maha Guru, Maha Guru sambil tersenyum ringan perlahan berjalan melewati televisi, hingga sampai di kursi sofa tunggal yang ada di samping kemudian duduk diatasnya, siswa merangkapkan kedua tangan sembari berlutut bertanya : “Mohon tanya Maha Guru ada petunjuk apa?”, dengan lembut Maha Guru hanya mengucapkan sebuah kalimat “Anda sudah boleh pulang Taiwan”, sampai disini siswa tiba-tiba tersentak bangun dari mimpi tersebut, saya meraih jam weker ternyata sudah subuh jam 5 lewat, teringat kisah yang beredar di antara sesama umat sealiran bahwa jika memimpikan Maha Guru di waktu subuh antara jam 5 hingga jam 7 maka pasti adalah sosok Maha Guru yang asli, seketika itu juga siswa menelepon pulang ke Taiwan untuk memberitahu istri perihal kejadian ini!
Thursday, November 14, 2013
Saudari Chen-Yafen menceritakan mukjizat Moding oleh Maha Guru Lian Sheng yang telah menyembuhkan gejala sakit “sindrom Tourette” putranya!
【Warta Kesaksian Fans Arya Shengyen-Lu】Saudari Chen-Yafen menceritakan mukjizat Moding oleh Maha Guru Lian Sheng yang telah menyembuhkan gejala sakit “sindrom Tourette” putranya!
Yang Mulia Maha Guru Lian Sheng memegang teguh ikrar “tidak mencampakkan satu insan pun”, pengajaran yang ditampilkan dalam wujud karya nyata seperti ini sungguh membuat para siswa mengucap puji syukur dalam rasa haru. Dahulu para umat sealiran menghimbau supaya memerhatikan dengan baik tubuh fisik Buddha Guru, janganlah membiarkan Maha Guru terlampau capek, untuk itulah juga saya dan suami saya beserta saudara/i se-Dharma lainnya merasa cukup khawatir melihat kerumunan umat yang menunggu “Moding” yakni pemberkatan jamah kepala semakin lama semakin ramai, sependapat seperti apa yang dikatakan Fawen shixiong.
Sampai sekitar 1 tahun yang lalu, putra bungsu saya Lianhua Yenyu (Chen-Yenyu) menampakkan gejala sindrom “Tourette”, anggota badannya muncul kedutan yang tak bisa dikontrol, sorotan mata aneh ketakutan putra saya terhadap orang lain, tetapi hasil setelah dibawa ke dokter mengatakan bahwa tidak ada metode pengobatan intensif untuk jenis penyakit seperti ini, sebagai orang tua tentu saja hati rasanya tidak tega dan menderita.
Dunia medis modern yang tidak bisa menyediakan pengobatan yang maksimal maka satu-satunya harapan hanyalah berpaling untuk memohon Maha Guru dan Buddha Bodhisattva, saat itu saya mengucapkan ikrar dalam tempo 1 bulan akan menjapa Sutra Raja Agung Avalokitesvara (Gaowangjing) sebanyak 2.000 kali, serta kami tetap belum beranjak pergi seusai upacara Dharma untuk memohon Maha Guru berwelas asih memberikan Moding, kami yakin akan meringankan gejala penyakit putra saya.
Setiap kali Maha Guru memberikan pemberkatan Moding kepada putra saya, Maha Guru senantiasa menopangkan tanganNya lama sekali di atas kepala putra saya serta menggunakan ubun-ubun kepalaNya mengadisthana ubun-ubun kepala putra saya, seketika saat itu sebagai murid mata saya sudah memerah berlinangan air mata, dalam hati saya berterimakasih dalam-dalam kepada Maha Guru Lian Sheng yang agung, demikianlah setelah berulang 3 kali menerima Moding, gejala penyakit putra saya benar sekali perlahan-lahan surut, yang tersisa sekarang hanya gerakan kecil yang tidak mudah disadari orang lain.
Sampai sekitar 1 tahun yang lalu, putra bungsu saya Lianhua Yenyu (Chen-Yenyu) menampakkan gejala sindrom “Tourette”, anggota badannya muncul kedutan yang tak bisa dikontrol, sorotan mata aneh ketakutan putra saya terhadap orang lain, tetapi hasil setelah dibawa ke dokter mengatakan bahwa tidak ada metode pengobatan intensif untuk jenis penyakit seperti ini, sebagai orang tua tentu saja hati rasanya tidak tega dan menderita.
Dunia medis modern yang tidak bisa menyediakan pengobatan yang maksimal maka satu-satunya harapan hanyalah berpaling untuk memohon Maha Guru dan Buddha Bodhisattva, saat itu saya mengucapkan ikrar dalam tempo 1 bulan akan menjapa Sutra Raja Agung Avalokitesvara (Gaowangjing) sebanyak 2.000 kali, serta kami tetap belum beranjak pergi seusai upacara Dharma untuk memohon Maha Guru berwelas asih memberikan Moding, kami yakin akan meringankan gejala penyakit putra saya.
Setiap kali Maha Guru memberikan pemberkatan Moding kepada putra saya, Maha Guru senantiasa menopangkan tanganNya lama sekali di atas kepala putra saya serta menggunakan ubun-ubun kepalaNya mengadisthana ubun-ubun kepala putra saya, seketika saat itu sebagai murid mata saya sudah memerah berlinangan air mata, dalam hati saya berterimakasih dalam-dalam kepada Maha Guru Lian Sheng yang agung, demikianlah setelah berulang 3 kali menerima Moding, gejala penyakit putra saya benar sekali perlahan-lahan surut, yang tersisa sekarang hanya gerakan kecil yang tidak mudah disadari orang lain.
Tuesday, October 22, 2013
【Warta Kesaksian Fans Arya Sheng-yen Lu】Kemunculan citra batin sang tunanetra atas Berkat Adisthana, menorehkan bija aksara Tantrayana dengan Sempurna.
【盧勝彥尊者粉絲見證新聞】盲者由傳承加持自心本現,寫出標準密教咒字。
【Warta Kesaksian Fans Arya Sheng-yen Lu】Kemunculan citra batin sang tunanetra atas Berkat Adisthana, menorehkan bija aksara Tantrayana dengan Sempurna.
Ia tidak pernah melihat paras wajah Arya Dharmaraja Lian Sheng, namun setelah bersarana kepada Maha Guru segera saja di dalam mimpi mendapat penglihatan akan Satya Buddha. Ia telah buta bertahun-tahun lamanya, tetapi usai memperoleh Berkat Moding dari Dharmaraja, untuk pertama kalinya melihat cahaya Buddha. Ia tidak pernah melihat bija aksara Tibet “Hum”, tetapi bisa dengan ketegaran semangat nan gigih, belajar melukis, akhirnya telah menorehkan lukisan bija aksara “Hum” yang begitu sempurna.
Sore hari seusai upacara api homa tanggal 20 Oktober 2013 di Seattle Rainbow Temple, Acarya Lian Xiong dari Canada Jing Yin Temple, disertai bhiksu lama dan para umat se-Dharma mempersembahkan nyanyian lagu sebagai pujana kepada Maha Guru, dan sebaliknya Shellyann Siddoo shijie berlutut di lantai membuat lukisan.
Dalam waktu singkat 5 menit, dalam keadaan yang tidak bisa melihat apa-apa, meskipun kedua matanya buta, akan tetapi dengan bersandarkan rasa syukur terhadap budi agung Maha Mula Acarya, menggunakan “mata batin” yang paling tulus ternyata telah menyelesaikan sebuah gambar lukisan bija aksara “HUM” untuk dipersembahkan kepada Maha Guru, sebagai perwujudan rasa syukur terdalam! Semua umat se-Dharma yang berada di ruang bhaktisala sangat tersentuh yang kemudian serempak bertepuk tangan meriah untuk memberikan support kepadanya!
Inilah keagungan daya Pemberkatan Adisthana dari Yang Arya Dharmaraja Lian Sheng, yang juga memperlihatkan kesaksian akan kemukjizatan daya kekuatan silsilah!
Monday, October 21, 2013
【Rubrik Fans Arya Sheng-yen Lu】Maha Kontak Spiritual Cemerlang - Kesaksian Shellyann Siddoo di Seattle 19 Oktober 2013
超級殊勝大感應!
Maha Kontak Spiritual Cemerlang!
Arya Maha Guru Dharmaraja Liansheng Sheng-yen Lu pada tanggal 19 Oktober 2013 di Seattle Ling Shen Ching Tze Temple memimpin pujabhakti bersama “Sadhana Adinata Avalokitesvara Bodhisattva”, kemudian seorang saudari se-Dharma bernama Shellyann berdiri dari tempat duduknya dan menceritakan sebuah kisah yang menakjubkan, ternyata mata Shellyann shijie yang telah buta selama 5 tahun, tak dinyana atas pemberkatan moding (Red : jamah kepala) dari Dharmaraja Liansheng Sheng-yen Lu, menyebabkan ia memperoleh adisthana nan welas asih dari “Bodhisattva Avalokitesvara Berjubah Putih”, ia yang semulanya hanya melihat kegelapan pekat di sekeliling, tak disangka kini telah bisa melihat ‘terang cahaya’.
Shellyann shijie adalah berkebangsaan India, dan awalnya berprofesi sebagai penguji bahan kimia, 5 tahun yang lalu pada sebuah uji eksperimen telah melukai kedua matanya, sejak saat itu dunia ini hanya menyisakan sebuah kegelapan pekat, sebelum makan malam bersama kemarin Arya Dharmaraja Lian Sheng secara khusus mengadisthana Shellyann shijie, ia merasakan sekujur tubuh diliputi oleh energi spiritual Abhiseka, setelah pulang ke rumah, tak menyangka malah sudah bisa melihat “cahaya”!
Berikut adalah petikan kisah Shellyan shijie yang pernah diposting di TBSky :
【Warta TBSky Testimonial untuk Y.A Sheng-Yen Lu】 Kesaksian Seorang Tunanetra Kewarganegaraan Indo-Canada : Saya mendapat penglihatan akan Yang Mulia Dharmaraja Lian
Thursday, October 17, 2013
【Rubrik Fans Arya Sheng-yen Lu】Surat Wasiat saudari se-Dharma Lianhua Chai Man Penulis : Lianhua Yue Qin
【盧勝彥尊者粉絲專欄】【蓮花彩滿師姐的遺言】文/蓮花月琴
【Rubrik Fans Arya Sheng-yen Lu】Surat Wasiat saudari se-Dharma Lianhua Chai Man
Penulis : Lianhua Yue Qin
“Para saudari/i se-Dharma sekalian, ketika saya pergi, mohon jangan bersedih. Saya akan mengingati kebaikan anda terhadap saya, serta membantu saya terlahirkan di Maha Padmini Loka. Atas berkat karunia penjemputan Maha Guru, menjalani kehidupan pada kali ini menjadi tidak sia-sia. Ini adalah barang penyerta badan saya dalam kelahiran ke alam Maha Padmini Loka :
(1) Baju Buddhis
(2) Celana Buddhis
(3) Japamala
(4) Jubah sadhana
(5) Selimut Penyeberangan Ushnisha Vijaya
(6) Pasir Tujuh Ratna kolam teratai
(7) Kertas Dharani Ushnisha Vijaya
(8) Kertas perekat (pasir tujuh ratna di alas dasar)
(9) Tanah Ushnisha Vijaya
Mohon pada Acarya membantu saya terseberangkan ke Buddhaloka serta kepada Lian Xi Fashi, terima kasih.
Mohon sebut nama saya dengan Lianhua Chaiman shijie, tolong jangan gunakan panggilan Nyonya Lao Thai.”
Ketika saya melihat kertas surat ini, tak tertahankan berlinangan air mata….. teringat kembali dahulu percakapan dengan Lianhua Chaiman shijie, sorot matanya yang selalu penuh dengan kelembutan….
Tuesday, October 15, 2013
【Warta TBSky Testimonial untuk Y.A Sheng-Yen Lu】Kisah kesaksian penyakit langka, Mukjizat penyelamatan hidup oleh Arya Dharmaraja Lian Sheng
【盧勝彥尊者粉絲見證】罕見疾病的見證,聖尊蓮生活佛救渡活命的奇蹟。
【Warta TBSky Testimonial untuk Y.A Sheng-Yen Lu】Kisah kesaksian penyakit langka, Mukjizat penyelamatan hidup oleh Arya Dharmaraja Lian Sheng
Sebuah penyakit langka bernama “Sindrom Stevens-Johnson (SJS)” yang kemungkinan hanya diderita 1 di antara 10 juta orang, umumnya bagi si penderita penyakit tersebut, sudah cukup mematikan apabila terjadi disfungsional pada berbagai organ tubuh.
Alangkah asingnya sindrom penyakit seperti ini untuk masyarakat awam, tetapi tepat pada tahun lalu di bulan Juli 2012 telah terjadi pada diri saudari se-Dharma : Sandy.
Melewati derita hidup segan mati tak mau, 90% lepuhan fatal yang dihasilkan oleh penyakit kulit di sekujur badan, berdampak fungsi organ-organ tubuh melemah, dua kali pemberitahuan kondisi gawat darurat dari rumah sakit Chicago, menyebabkan seluruh pihak keluarga sudah pasrah membuang harapan….
Acarya Lian Long memohon Dharmaraja Liansheng Sheng-yen Lu berbelas kasih menjemput Sandy shijie; tetapi tepat pada saat-saat kritis, setelah memperoleh kekuatan berkat Maha Welas Asih dari Maha Guru Lu, Sandy yang telah koma persis dua bulan dengan begitu ajaibnya tersadarkan….
Bagaimanakah rupa peristiwa nyata yang sedemikian mengguncang batin ini?
Berikut dibawah ini adalah kisah kesaksian penuturan Sandy shijie :
Sandy : Tahun lalu bulan Juli 2012, karena terlampau kelelahan telah menyebabkan gejala urat kejang-kejang, setelah menemui dokter, saya mulai mengonsumsi obat-obatan penyembuh urat kejang, tetapi diri saya sendiri yang awalnya tidak pernah mengalami alergi, malah timbul efek samping ‘alergi fatal’ terhadap jenis obat-obatan tersebut, saya sendiri pun tidak tahu dan demikianlah, mulai perlahan-lahan melangkah menuju jurang dalam penderitaan yang menakutkan… saya sendiri tahu inilah kemunculan buah karma buruk diri sendiri….
Alangkah asingnya sindrom penyakit seperti ini untuk masyarakat awam, tetapi tepat pada tahun lalu di bulan Juli 2012 telah terjadi pada diri saudari se-Dharma : Sandy.
Melewati derita hidup segan mati tak mau, 90% lepuhan fatal yang dihasilkan oleh penyakit kulit di sekujur badan, berdampak fungsi organ-organ tubuh melemah, dua kali pemberitahuan kondisi gawat darurat dari rumah sakit Chicago, menyebabkan seluruh pihak keluarga sudah pasrah membuang harapan….
Acarya Lian Long memohon Dharmaraja Liansheng Sheng-yen Lu berbelas kasih menjemput Sandy shijie; tetapi tepat pada saat-saat kritis, setelah memperoleh kekuatan berkat Maha Welas Asih dari Maha Guru Lu, Sandy yang telah koma persis dua bulan dengan begitu ajaibnya tersadarkan….
Bagaimanakah rupa peristiwa nyata yang sedemikian mengguncang batin ini?
Berikut dibawah ini adalah kisah kesaksian penuturan Sandy shijie :
Sandy : Tahun lalu bulan Juli 2012, karena terlampau kelelahan telah menyebabkan gejala urat kejang-kejang, setelah menemui dokter, saya mulai mengonsumsi obat-obatan penyembuh urat kejang, tetapi diri saya sendiri yang awalnya tidak pernah mengalami alergi, malah timbul efek samping ‘alergi fatal’ terhadap jenis obat-obatan tersebut, saya sendiri pun tidak tahu dan demikianlah, mulai perlahan-lahan melangkah menuju jurang dalam penderitaan yang menakutkan… saya sendiri tahu inilah kemunculan buah karma buruk diri sendiri….
Sunday, October 13, 2013
【Warta Kesaksian Fans Arya Sheng-Yen Lu】Kesaksian kontak batin Shengji Fa oleh Bhiksu Lama Lian Tian
【盧勝彥尊者粉絲見證報】馬來西亞马六甲大善堂蓮天法师做见证,在去年他曾经报名師尊在彩虹雷藏寺做生基,之後,有一天早上, 他夢見師尊伸手為他摩頂,而且是重重的按下去。
【Warta Kesaksian Fans Arya Sheng-Yen Lu】Bhiksu Lama Lian Tian dari Cetya Da San Thang - Melaka memberikan kesaksian, tahun lalu ia pernah mendaftarkan diri pada upacara ritual "Shengji Fa" yang dipimpin oleh Maha Guru bertempat di Seattle Rainbow Temple, kemudian, pada suatu pagi hari, ia bermimpi Maha Guru menjulurkan tangan memberikan berkat penjamahan kepala (moding), serta ditekan dengan kuat-kuat pula.
Setelah terbangun ia merasakan sungguh takjub, diperiksanya penanggalan hari bersangkutan, ternyata hari itu di waktu Amerika setempat, Maha Guru sedang melaksanakan ritual Shengji, dan ia pribadi sudah mendaftarkan diri.
Lian Tian Fashi sangat bersyukur atas berkat adisthana silsilah Maha Guru!
【TBSky Bahasa Indonesia】Setiap hari menyediakan warta berita terbaru, artikel pelimpahan jasa untuk kepedulian terhadap sesama insan, perenungan Silsilah melalui Petuah Emas dan Dharmadesana Yang Mulia Mulacarya Lian Sheng, serta berbagi foto agung para Buddha Bodhisattva!
Silahkan menekan tombol ‘LIKE’ di halaman utama Facebook Fanspage “TBSkyBahasaIndonesia”, untuk memudahkan notifikasi setiap kali adanya berita terbaru ke hadapan Anda!
https://www.facebook.com/TBSkyBahasaIndonesia
Wednesday, September 25, 2013
【Warta TBSky Testimonial untuk Y.A Sheng-Yen Lu】 Kisah Mukjizat Proses Kesembuhan Lianhua Yi Nong!
【盧勝彥尊者粉絲見證】 蓮花益濃得痊癒的奇蹟過程!
【Warta TBSky Testimonial untuk Y.A Sheng-Yen Lu】 Kisah Mukjizat Proses Kesembuhan Lianhua Yi Nong!
【Warta TBSky Testimonial untuk Y.A Sheng-Yen Lu】 Kisah Mukjizat Proses Kesembuhan Lianhua Yi Nong!
Sembah sujud kepada Dharmaraja Lian Sheng Maha Guru Lu, dan salam hormat kepada para
Acarya, para Dharmaduta serta para saudara/i se-Dharma!
Saya
bernama Lianhua Yi Nong berasal dari Vihara Tri Ratna (三尊雷藏寺) kota Singkawang - Indonesia,
saya adalah yang pada hari Jumat minggu kemarin (20/9) tubuh mendadak tidak
bisa digerakkan dan oleh saran dari seorang dokter sesama umat Vihara akhirnya
dimasukkan ke rumah sakit dengan diantar oleh sdr/i se-Dharma.
Saat
itu kondisi saya sangat mengkhawatirkan, kecuali pada bagian leher ke atas,
hampir seluruh bagian tubuh saya lumpuh, sama sekali tidak merasakan apa-apa,
namun saya masih dalam kondisi sadar dan masih bisa berbicara dengan baik hanya
tidak bisa menggerakkan anggota badan, saya tidak tahu sebaiknya harus
bagaimana.
Saya sangat bersyukur dan berterimakasih kepada para
saudara/i se-Dharma umat Vihara Tri Ratna, yang dengan begitu perhatian dan
ketulusan hati membantu saya serta dengan secepatnya mengantarkan saya masuk
rumah sakit. Para umat se-Dharma setelah mengetahui kabar ini pun satu-persatu
langsung berdatangan melihat kondisi saya di rumah sakit. Mereka sangat
memberikan perhatian disertai ketulusan, meskipun sebenarnya pada hari itu mereka
masih berada dalam kesibukan membantu persiapan kegiatan Dharma (hari itu
Vihara kami masih menyelenggarakan upacara pertobatan Kaisar Liang memasuki bab
7 dan bab 8).
Terimakasih sebesar-besarnya kepada ketua pengurus yang
pada saat tersebut segera menghubungi pemimpin upacara Dharma : Acarya Lian
Yuan dari Palembang, Acarya pun sangat mengkhawatirkan keadaan sakit saya,
sebelum jam upacara pertobatan Kaisar Liang tiba, Acarya sendiri menyalakan
dupa di altar mandala Vihara memohon Maha Guru Lian Sheng dan para Buddha
Bodhisattva semoga derita saya bisa berubah membaik. Sungguh sangat berterimakasih kepada Acarya Lian Yuan! Semuanya sungguh dengan
sangat nyata sekali menghibur saya, menolong saya, menyemangati saya, bahkan
tidak henti-hentinya mengingatkan saya tidak perlu memikirkan berlebihan, malah
ada seorang shixiong yang berkata besok sudah boleh keluar rumah sakit kok,
anggap saja hari ini beristirahat 1 hari di
rumah sakit.
Benarkah? Bahkan duduk makan pun saya perlu dipapah oleh
para shixiong, dan seorang shijie yang baik hati menyuapi saya. Sedari pagi
saya diantar masuk ke rumah sakit, dokter spesialis syaraf masih belum tiba,
kabarnya harus menunggu hingga jam 11 malam beliau baru datang. Terpaksa pasrah
rebah menunggu!
Ada seorang shijie berkata keadaan begini bukankah akan menghambat masa-masa pertolongan pertama? Saat inilah seorang shixiong meminta ijin kepada saya bahwa kondisi saya ini mau dipostingkan ke “Rubrik Warta Berita TBSky” (Red: versi mandarin) di internet. Tujuannya adalah semoga dengan kekuatan pelimpahan japa mantra oleh sdr/i se-Dharma di internet akan dapat meringankan derita saya. Saya segera mengiyakannya! Shixiong lantas menghubungi Acarya Hui Jun dan berita kondisi saya ini diposting pada jam 4 sore, tidak lama kemudian sungguh bagaikan mimpi (kurang dari 1 jam) anggota badan saya mulai ada “rasa”! Tak disangka perlahan-lahan saya bisa turun ke ranjang dan pergi ke toilet sendiri!
Ada seorang shijie berkata keadaan begini bukankah akan menghambat masa-masa pertolongan pertama? Saat inilah seorang shixiong meminta ijin kepada saya bahwa kondisi saya ini mau dipostingkan ke “Rubrik Warta Berita TBSky” (Red: versi mandarin) di internet. Tujuannya adalah semoga dengan kekuatan pelimpahan japa mantra oleh sdr/i se-Dharma di internet akan dapat meringankan derita saya. Saya segera mengiyakannya! Shixiong lantas menghubungi Acarya Hui Jun dan berita kondisi saya ini diposting pada jam 4 sore, tidak lama kemudian sungguh bagaikan mimpi (kurang dari 1 jam) anggota badan saya mulai ada “rasa”! Tak disangka perlahan-lahan saya bisa turun ke ranjang dan pergi ke toilet sendiri!
Friday, September 20, 2013
【Warta TBSky Testimonial untuk Y.A Sheng-Yen Lu】 Kisah saudara se-Dharma Lianhua Ye Xiong penderita luka bakar memperoleh pertolongan Maha Padmakumara Putih.
【盧勝彥尊者粉絲見證新聞】灼傷同門蓮花業雄得聖尊大白蓮花童子的救渡見證。
【Warta TBSky Testimonial untuk Y.A Sheng-Yen Lu】 Kisah saudara se-Dharma Lianhua Ye Xiong penderita luka bakar memperoleh pertolongan Maha Padmakumara Putih.
【Warta TBSky Testimonial untuk Y.A Sheng-Yen Lu】 Kisah saudara se-Dharma Lianhua Ye Xiong penderita luka bakar memperoleh pertolongan Maha Padmakumara Putih.
(TBSky/Liputan oleh V.A Lianhua Hui Jun) Lianhua Zheng Yexiong shixiong yang berasal dari Malaysia Selatan adalah kepala penanggungjawab kegiatan Dharmabakti dari Cetya Jing Xing Tang (敬行堂) Pekan Nanas - Johor, ia seringkali membantu kegiatan Dharmabakti, dan juga sering membantu kegiatan yayasan sosial Zhenfozong Lotus Light Charity. Namun pada bulan September tahun 2013 oleh karena pekerjaan ia telah mendapatkan cedera sehingga dibawa ke rumah sakit Johor Specialist Hospital Malaysia, kedua matanya mendapat cedera luka bakar, letak kornea mata sebelah kiri mendapat luka bakar yang paling parah sedangkan sekujur mukanya juga mendapat luka bakar. Tangan sebelah kiri juga mendapatkan luka bakar yang serius.
Saat tersebut keadaannya sangat kritis, selain di saat bersamaan berita ini disebarkan para umat ke internet, para umat juga dengan mengobarkan semangat satu rasa satu penanggungan, turut melimpahkan doa parinamana atas kondisinya; kemudian penulis yang kebetulan sedang berada di Vihara Seattle, dengan memegang fotonya di hadapan Maha Guru memohonkan adisthana moding, memohon semoga sakit yang diderita dapat menjadi lebih ringan, selekasnya bisa pulih seperti sedia kala. Sebuah keajaiban disini, kondisi shixiong pulih dengan sangat pesat.
Berikut adalah isi suratnya : “Apa kabar Shangshi (Red : Acarya)! Saya adalah yang hari Jumat minggu kemarin mendapat cedera akibat pekerjaan ~ Lianhua Yexiong kepala penanggungjawab kegiatan Dharmabakti di Cetya Jing Xing Tang - Johor, Malaysia, saya sangat berterimakasih kepada Maha Adisthana Maha Guru! Dan saya juga berterimakasih atas bantuan Shangshi, dimana berita keadaan saya dengan begitu cepat dipublikasikan di internet serta memohonkan adisthana Maha Guru! Kini keadaan saya sudah lebih membaik, mata saya juga sudah pulih 90%, tangan dan wajah yang terluka bakar juga pelan-pelan mulai pulih seperti sedia kala. Sungguh berterimakasih kepada budi agung Maha Guru!....”
Saat tersebut keadaannya sangat kritis, selain di saat bersamaan berita ini disebarkan para umat ke internet, para umat juga dengan mengobarkan semangat satu rasa satu penanggungan, turut melimpahkan doa parinamana atas kondisinya; kemudian penulis yang kebetulan sedang berada di Vihara Seattle, dengan memegang fotonya di hadapan Maha Guru memohonkan adisthana moding, memohon semoga sakit yang diderita dapat menjadi lebih ringan, selekasnya bisa pulih seperti sedia kala. Sebuah keajaiban disini, kondisi shixiong pulih dengan sangat pesat.
Berikut adalah isi suratnya : “Apa kabar Shangshi (Red : Acarya)! Saya adalah yang hari Jumat minggu kemarin mendapat cedera akibat pekerjaan ~ Lianhua Yexiong kepala penanggungjawab kegiatan Dharmabakti di Cetya Jing Xing Tang - Johor, Malaysia, saya sangat berterimakasih kepada Maha Adisthana Maha Guru! Dan saya juga berterimakasih atas bantuan Shangshi, dimana berita keadaan saya dengan begitu cepat dipublikasikan di internet serta memohonkan adisthana Maha Guru! Kini keadaan saya sudah lebih membaik, mata saya juga sudah pulih 90%, tangan dan wajah yang terluka bakar juga pelan-pelan mulai pulih seperti sedia kala. Sungguh berterimakasih kepada budi agung Maha Guru!....”
Tuesday, September 10, 2013
【Warta TBSky】 Kesaksian Seorang Bhiksuni Lama (2)
【Warta TBSky】 Kesaksian Seorang Bhiksuni Lama (2)
Repost dari : www.facebook.com/TBSkyBahasaIndonesia
Foto dan tulisan oleh : V.A Hui Jun
Repost dari : www.facebook.com/TBSkyBahasaIndonesia
Foto dan tulisan oleh : V.A Hui Jun
【Warta Khusus TBSky】Selama berziarah ke Seattle menghadap Yang Mulia Maha Guru, saya (Red: V.A Hui Jun) dan Acarya Lian Yue pada suatu kesempatan
membahas kisah kesaksian kepahitan hidup seorang Bhiksuni Lama, ternyata di
masa lalu ketika Lian Cai Fashi masih bersekolah, tak disangka terjadi keadaan dimana
ia tidak bisa mengendalikan kehendaknya sendiri, sehingga sangat berbahaya
ketika menyeberangi jalan, jika seharusnya berjalan maju malah terpaku tak bisa
bergerak, ketika seharusnya diam berhenti malah maju terus ke depan, sepertinya
terjadi keadaan yang saling bertolak-belakang, sampai-sampai sesama teman
sekolah salah paham dan mencercanya. Ujung-ujungnya dari hasil diagnosis dokter
barulah ditemukan bahwa ternyata adalah gejala penyusutan sel otak kecil
(cerebellar atrophy), keadaan ini sangat mudah mengingatkan orang akan serial drama
Jepang yang sempat sangat populer : ‘One litre of tears’, organ tubuhnya mengalami
gejala penurunan fungsi yang berkelanjutan.
Monday, September 9, 2013
【Warta TBSky】 Kesaksian Seorang Bhiksuni Lama (1)
【Warta TBSky】 Kesaksian Seorang Bhiksuni Lama (1)
Repost dari : www.facebook.com/TBSkyBahasaIndonesia
Foto dan tulisan oleh : V.A Hui Jun
Hari ini (7/9) Bhiksuni Lama Lian Jǐn dengan hati penuh syukur, mengutarakan di hadapan Maha Guru dan Guru Dhara tentang kisah penyelamatan jiwa lolos dari bencana oleh Sang Satya Buddha :
Kisah ini terjadi pada tanggal 11 Maret 2011 berlokasi di daerah Kanto, Jepang yang sedang dilanda gempa besar berkekuatan 7,6 skala Richter, mobil-mobil dan jalanan di sekeliling tergasak porak-poranda, fenomena malapetaka tak ayal tampak di depan mata.
Bhiksuni Lama Lian Jǐn berkata : "Dengan mata kepala sendiri saya tercekam menyaksikan daratan beretakan dimana-mana, saya sungguh-sungguh pasrah berdoa kepada Maha Guru dengan segenap ketulusan hati, sekuat tenaga saya japakan mantra hati Mulacarya, kemudian saya merasakan kontak spiritual daya rohani Maha Guru hadir memancarkan cahaya memberikan Adisthana."
Repost dari : www.facebook.com/TBSkyBahasaIndonesia
Foto dan tulisan oleh : V.A Hui Jun
Hari ini (7/9) Bhiksuni Lama Lian Jǐn dengan hati penuh syukur, mengutarakan di hadapan Maha Guru dan Guru Dhara tentang kisah penyelamatan jiwa lolos dari bencana oleh Sang Satya Buddha :
Kisah ini terjadi pada tanggal 11 Maret 2011 berlokasi di daerah Kanto, Jepang yang sedang dilanda gempa besar berkekuatan 7,6 skala Richter, mobil-mobil dan jalanan di sekeliling tergasak porak-poranda, fenomena malapetaka tak ayal tampak di depan mata.
Bhiksuni Lama Lian Jǐn berkata : "Dengan mata kepala sendiri saya tercekam menyaksikan daratan beretakan dimana-mana, saya sungguh-sungguh pasrah berdoa kepada Maha Guru dengan segenap ketulusan hati, sekuat tenaga saya japakan mantra hati Mulacarya, kemudian saya merasakan kontak spiritual daya rohani Maha Guru hadir memancarkan cahaya memberikan Adisthana."
Saturday, August 31, 2013
【Warta TBSky Testimonial untuk Y.A Sheng-Yen Lu】 Kisah Legendaris Sarira umat Zhenfozong
真佛弟子舍利的傳奇 文/加拿大禪妙同修會蓮花月娥供稿
【Warta TBSky Testimonial untuk Y.A Sheng-Yen Lu】 Kisah Legendaris Sarira umat Zhenfozong
“Penekunan bhavana hingga akhirnya mendapatkan butir Sarira bukan hanya atribut khusus seorang bhiksu terkemuka. Tekun melatih sadhana Tantra Satya Buddha. Setiap orang niscaya memperoleh keberhasilan serupa.”
Penulis : Lianhua Yue-é dari ‘Cetya Chan Miao’ - Canada (加拿大禪妙同修會 - La Societe Bouddhiste du Quebec)
【Warta TBSky Testimonial untuk Y.A Sheng-Yen Lu】 Kisah Legendaris Sarira umat Zhenfozong
“Penekunan bhavana hingga akhirnya mendapatkan butir Sarira bukan hanya atribut khusus seorang bhiksu terkemuka. Tekun melatih sadhana Tantra Satya Buddha. Setiap orang niscaya memperoleh keberhasilan serupa.”
Penulis : Lianhua Yue-é dari ‘Cetya Chan Miao’ - Canada (加拿大禪妙同修會 - La Societe Bouddhiste du Quebec)
Jaman dahulu ketika Sang Buddha Sakyamuni mencapai Parinirwana setelah dikremasi menghasilkan butir-butir sarira, di kemudian hari para siswaNya membangun pagoda sebagai tempat penyimpanan, untuk itu Sarira merupakan buah kristalisasi penekunan praktisi agama Buddha yang ditempa melalui penerapan Sila, Samadhi, dan Prajna. Pada umumnya seorang bhiksu terkemuka apabila setelah dikremasi mendapatkan butir sarira ataupun bunga sarira, maka hal ini merupakan pencerminan penekunan pribadinya yang telah memperoleh tingkat keberhasilan, telah terlahirkan ke Buddhaloka, kemudian peninggalan sarira tersebut akan selamanya dihaturkan pujana persembahan oleh para siswanya.
Penekunan bhavana hingga akhirnya mendapatkan butir Sarira kini bukan hanya menjadi atribut khusus bhiksu terkemuka saja, selama seorang umat dengan penuh kesungguhan hati tekun menjalankan bhavana, kelak tentu akan memperoleh keberhasilan serupa pula. Dan kini ada seorang saudari sepuh se-Dharma bernama Zhang Ai dari kota Montreal - Canada (nama Sarana : Lianhua Yi-Ai), sepanjang hidupnya bersarana kepada aliran Zhenfozong, yang telah melewati kurun waktu 21 tahun. Ia setiap hari sangat rajin menekuni Sadhana Guruyoga, mendaraskan Sutra Satya Buddha (Zhenfojing), ditambah pula sungguh tekun dalam penjapaan mantra hati beserta gelar suci para Buddha Bodhisattva tanpa terputuskan. Setiap minggu ia pasti bersama anak perempuannya menghadiri kebhaktian bersama di Cetya Chan Miao untuk kegiatan sadhana Tantra Satya Buddha, kesehariannya tenang dan pendiam, senantiasa ramah berhubungan baik dengan sesama, gemar berbuat kebajikan, dan setiap tahun mengikuti dua Maha Upacara Dharma di Seattle yang dipimpin oleh Maha Guru serta mengikuti upacara Dharma di berbagai tempat lainnya, beliau boleh dikatakan salah satu pengikut setia Satya Buddha.
Penekunan bhavana hingga akhirnya mendapatkan butir Sarira kini bukan hanya menjadi atribut khusus bhiksu terkemuka saja, selama seorang umat dengan penuh kesungguhan hati tekun menjalankan bhavana, kelak tentu akan memperoleh keberhasilan serupa pula. Dan kini ada seorang saudari sepuh se-Dharma bernama Zhang Ai dari kota Montreal - Canada (nama Sarana : Lianhua Yi-Ai), sepanjang hidupnya bersarana kepada aliran Zhenfozong, yang telah melewati kurun waktu 21 tahun. Ia setiap hari sangat rajin menekuni Sadhana Guruyoga, mendaraskan Sutra Satya Buddha (Zhenfojing), ditambah pula sungguh tekun dalam penjapaan mantra hati beserta gelar suci para Buddha Bodhisattva tanpa terputuskan. Setiap minggu ia pasti bersama anak perempuannya menghadiri kebhaktian bersama di Cetya Chan Miao untuk kegiatan sadhana Tantra Satya Buddha, kesehariannya tenang dan pendiam, senantiasa ramah berhubungan baik dengan sesama, gemar berbuat kebajikan, dan setiap tahun mengikuti dua Maha Upacara Dharma di Seattle yang dipimpin oleh Maha Guru serta mengikuti upacara Dharma di berbagai tempat lainnya, beliau boleh dikatakan salah satu pengikut setia Satya Buddha.
Friday, August 30, 2013
【Warta TBSky - Rubrik Fans Y.A Sheng-Yen Lu】Rombongan umat Indonesia menghadap Yang Mulia Maha Guru dan Guru Dhara, penuh syukur atas Budi Agung penyelamatan jiwa oleh Sang Satya Buddha!
印尼弟子群拜見聖尊師母,感謝佛恩救渡身命!
【Warta TBSky - Rubrik Fans Y.A Sheng-Yen Lu】Rombongan umat Indonesia menghadap Yang Mulia Maha Guru dan Guru Dhara, penuh syukur atas Budi Agung penyelamatan jiwa oleh Sang Satya Buddha!
(TBSky/Liputan oleh V.A Hui Jun) Tanggal 8 Maret 2013, Pandita Dharmaduta (Jiang-shi) Lianhua Qing Shen dari Indonesia dan Dharmacarya (Jiao-shou-shi) Lian Xing dari Vihara Satya Buddha Wisudhi Marga Medan, disertai ketua pengurus tempat ibadah dan rombongan umat berjumlah 20 orang, bergabung bersama-sama dalam lawatan suci menghadap Yang Mulia Maha Guru Lian Sheng.
Ketika para umat memperoleh kesempatan yang sangat berharga untuk berkumpul bersama Maha Guru dan Guru Dhara, setiap wajah dipenuhi dengan kebahagiaan serta perasaan haru yang tak dapat diungkapkan. Setiap umat satu-persatu memohon petunjuk Maha Guru berkenaan pengajaran Dharma, dan kepada Guru Dhara yang memberikan pengarahan berharga berkenaan pelayanan kegiatan Dharma.
Diantara rombongan ada umat yang melaporkan kepada Maha Guru bahwa dirinya pernah mendapat sakit keras penyumbatan arteri jantung, saat kondisinya kritis, seketika itu juga mengirimkan fax ke kantor TBF Seattle, memohon pemberkatan adisthana Yang Mulia Maha Guru, tak dinyana memperolehkan kesembuhan total, jiwa pun selamat dikandung badan.
Ketika para umat memperoleh kesempatan yang sangat berharga untuk berkumpul bersama Maha Guru dan Guru Dhara, setiap wajah dipenuhi dengan kebahagiaan serta perasaan haru yang tak dapat diungkapkan. Setiap umat satu-persatu memohon petunjuk Maha Guru berkenaan pengajaran Dharma, dan kepada Guru Dhara yang memberikan pengarahan berharga berkenaan pelayanan kegiatan Dharma.
Diantara rombongan ada umat yang melaporkan kepada Maha Guru bahwa dirinya pernah mendapat sakit keras penyumbatan arteri jantung, saat kondisinya kritis, seketika itu juga mengirimkan fax ke kantor TBF Seattle, memohon pemberkatan adisthana Yang Mulia Maha Guru, tak dinyana memperolehkan kesembuhan total, jiwa pun selamat dikandung badan.
Friday, August 23, 2013
【Warta TBSky Testimonial untuk Y.A Sheng-Yen Lu】Penyakit kronis bertahun-tahun sembuh total!
【盧勝彥尊者救渡見證新聞/蓮花慧君報導】在師尊文集【天機大公開】,曾提到羅日良律師因為摩長眉尊者金身致令多年痼疾痊癒的感應!
【Warta TBSky Testimonial untuk Y.A Sheng-Yen Lu】Penyakit kronis bertahun-tahun sembuh total!
Liputan oleh V.A Hui Jun
Pada buku karya tulis Maha Guru 【天機大公開】 “Menyingkap Rahasia Langit”, pernah menyebutkan seorang pengacara bernama Luo Reliang oleh karena mengusap arca Arya Pindola menyebabkan penyakit kronis bertahun-tahun sembuh total!
Luo shixiong ketika berusia 18 tahun, oleh karena mendapat demam tinggi berakibat sakit diare tapi waktu itu malah meminum air es, sejak saat itu ia jatuh sakit keras, nafsu makan pun turun drastis, pencernaan tubuhnya menjadi sangat sensitif. Asalkan memakan nenas pasti perut terasa kram dan sakitnya tidak kepalang, demikianlah lewat waktu panjang rasa sakit berketerusan menjadi penyakit kronis.
Akhirnya pada tahun 2007, Luo shixiong untuk pertama kalinya menyertai rombongan Maha Guru berdarmawisata ke Jepang. Ketika tiba di Kuil Todaiji, pengacara Luo shixiong melihat arca Arya Pindola begitu tinggi, bahkan letak alas dudukNya pun setinggi bahu, Luo shixiong yang awalnya merasa ragu-ragu tidak berani menaiki arca memohon pemberkatan, tetapi, oleh karena Maha Guru berkata kepada Luo shixiong boleh menaiki arca tersebut dan mengusap badanNya, seketika itu juga dirinya merasa mempercayai kekuatan Silsilah dan terbangkitkan keyakinan yang sangat besar, seusai mengusap arca dan tepat saat mau turun, Luo shixiong langsung merasakan ada bunyi “Ku Lu!”, mulai sejak saat itu masalah nafsu makan yang buruk beserta masalah pencernaan yang sensitif tersembuhkan total.
【Warta TBSky Testimonial untuk Y.A Sheng-Yen Lu】Penyakit kronis bertahun-tahun sembuh total!
Liputan oleh V.A Hui Jun
Pada buku karya tulis Maha Guru 【天機大公開】 “Menyingkap Rahasia Langit”, pernah menyebutkan seorang pengacara bernama Luo Reliang oleh karena mengusap arca Arya Pindola menyebabkan penyakit kronis bertahun-tahun sembuh total!
Luo shixiong ketika berusia 18 tahun, oleh karena mendapat demam tinggi berakibat sakit diare tapi waktu itu malah meminum air es, sejak saat itu ia jatuh sakit keras, nafsu makan pun turun drastis, pencernaan tubuhnya menjadi sangat sensitif. Asalkan memakan nenas pasti perut terasa kram dan sakitnya tidak kepalang, demikianlah lewat waktu panjang rasa sakit berketerusan menjadi penyakit kronis.
Akhirnya pada tahun 2007, Luo shixiong untuk pertama kalinya menyertai rombongan Maha Guru berdarmawisata ke Jepang. Ketika tiba di Kuil Todaiji, pengacara Luo shixiong melihat arca Arya Pindola begitu tinggi, bahkan letak alas dudukNya pun setinggi bahu, Luo shixiong yang awalnya merasa ragu-ragu tidak berani menaiki arca memohon pemberkatan, tetapi, oleh karena Maha Guru berkata kepada Luo shixiong boleh menaiki arca tersebut dan mengusap badanNya, seketika itu juga dirinya merasa mempercayai kekuatan Silsilah dan terbangkitkan keyakinan yang sangat besar, seusai mengusap arca dan tepat saat mau turun, Luo shixiong langsung merasakan ada bunyi “Ku Lu!”, mulai sejak saat itu masalah nafsu makan yang buruk beserta masalah pencernaan yang sensitif tersembuhkan total.
Tuesday, August 20, 2013
【Warta TBSky – Rubrik Fans Y.A Sheng-Yen Lu】Kisah Kesaksian Pertolongan Satya Buddha kepada Dua Umat, Sepenuh Hati Bersandar Kepada Silsilah Pasti Peroleh Perlindungan Buddha!
【盧勝彥尊者粉絲新聞】見證真佛救渡二位弟子神蹟,一心依止傳承必蒙佛佑!
【Warta TBSky – Rubrik Fans Y.A Sheng-Yen Lu】Kisah Kesaksian Pertolongan Satya Buddha kepada Dua Umat, Sepenuh Hati Bersandar Kepada Silsilah Pasti Peroleh Perlindungan Buddha!
(Warta TBSky - Liputan oleh V.A Hui Jun) Pandita Lokapalasraya (Zhu-jiao) Lianhua Guo Shun dari Johor Bahru - Malaysia Selatan, bersarana kepada Maha Guru Dharmaraja Lian Sheng pada tahun 1986, sepanjang 27 tahun, di masa-masa awal Sarana tahun ke-6 dan tahun ke-7 dijalani dengan mempelajari dan mengurus kegiatan Dharma, di belakang hari karena kesibukan mengembangkan usaha pribadi, kegiatan sadhana sehari-hari dan kegiatan Dharma pun dicampakkan , kemudian ketika bertemu badai perekonomian dunia, dengan sangat fatal telah memurukkan bisnis usahanya!
Pandita Lokapalasraya Lianhua Guo Shun berkata : “Saat itu saya sadari karma buruk diri sendiri telah menjelma, saya harus lekas-lekas melakukan pertobatan, untuk itu saya menulis surat kepada Maha Guru memohon berkat adisthana, kemudian setiap hari saya melakukan pertobatan di hadapan altar rumah dan bernamaskara memberi pujana, bahkan saya pernah berdiam diri di rumah khusus menjapakan ratusan juta kali mantra Sata Aksara Vajrasattva, sepenuh hati khusyuk saya japakan 3 hari 3 malam. Di antaranya saya juga mulai rajin melakukan pelepasan satwa (fang sheng) dan kegiatan-kegiatan Dharma lainnya, semua ini saya kerjakan hingga sekitar 1 tahun dan pada suatu hari di waktu subuh , saya nyata-nyatanya didalam mimpi melihat Maha Guru datang memberikan moding (Red: pemberkatan penjamahan kepala), di dalam mimpi tersebut arus daya Dharma tiada putus-putusnya mengalir dari ubun-ubun hingga ke sekujur badan saya! Setelah bangun dari tidur saya menangis terisak-isak bagaikan anak kecil tak tahu harus bersikap bagaimana! Mulai sedari saat itu juga semua aspek pekerjaan saya sering menemui pertolongan tak terduga dari orang yang berbaik hati, urusan sehari-hari pun berubah menjadi lancar, semua rintangan lenyap tak berbekas, kehidupan saya semenjak saat itu bagaikan awan yang tersibak menampaki matahari menjulang di angkasa!”
【Warta TBSky – Rubrik Fans Y.A Sheng-Yen Lu】Kisah Kesaksian Pertolongan Satya Buddha kepada Dua Umat, Sepenuh Hati Bersandar Kepada Silsilah Pasti Peroleh Perlindungan Buddha!
(Warta TBSky - Liputan oleh V.A Hui Jun) Pandita Lokapalasraya (Zhu-jiao) Lianhua Guo Shun dari Johor Bahru - Malaysia Selatan, bersarana kepada Maha Guru Dharmaraja Lian Sheng pada tahun 1986, sepanjang 27 tahun, di masa-masa awal Sarana tahun ke-6 dan tahun ke-7 dijalani dengan mempelajari dan mengurus kegiatan Dharma, di belakang hari karena kesibukan mengembangkan usaha pribadi, kegiatan sadhana sehari-hari dan kegiatan Dharma pun dicampakkan , kemudian ketika bertemu badai perekonomian dunia, dengan sangat fatal telah memurukkan bisnis usahanya!
Pandita Lokapalasraya Lianhua Guo Shun berkata : “Saat itu saya sadari karma buruk diri sendiri telah menjelma, saya harus lekas-lekas melakukan pertobatan, untuk itu saya menulis surat kepada Maha Guru memohon berkat adisthana, kemudian setiap hari saya melakukan pertobatan di hadapan altar rumah dan bernamaskara memberi pujana, bahkan saya pernah berdiam diri di rumah khusus menjapakan ratusan juta kali mantra Sata Aksara Vajrasattva, sepenuh hati khusyuk saya japakan 3 hari 3 malam. Di antaranya saya juga mulai rajin melakukan pelepasan satwa (fang sheng) dan kegiatan-kegiatan Dharma lainnya, semua ini saya kerjakan hingga sekitar 1 tahun dan pada suatu hari di waktu subuh , saya nyata-nyatanya didalam mimpi melihat Maha Guru datang memberikan moding (Red: pemberkatan penjamahan kepala), di dalam mimpi tersebut arus daya Dharma tiada putus-putusnya mengalir dari ubun-ubun hingga ke sekujur badan saya! Setelah bangun dari tidur saya menangis terisak-isak bagaikan anak kecil tak tahu harus bersikap bagaimana! Mulai sedari saat itu juga semua aspek pekerjaan saya sering menemui pertolongan tak terduga dari orang yang berbaik hati, urusan sehari-hari pun berubah menjadi lancar, semua rintangan lenyap tak berbekas, kehidupan saya semenjak saat itu bagaikan awan yang tersibak menampaki matahari menjulang di angkasa!”
Wednesday, August 14, 2013
【Warta TBSky - Rubrik Fans Y.A Sheng-Yen Lu】Cahaya Dahsyat Penjapaan 2 Juta kali Mantra Hati Mulacarya
【盧勝彥尊者粉絲專欄】200 萬遍上師心咒的威光
作者:蓮花慧君。 寫於2013 年五月10日
【Warta TBSky - Rubrik Fans Y.A Sheng-Yen Lu】Cahaya Dahsyat Penjapaan 2 Juta kali Mantra Hati Mulacarya
Penulis : V.A Hui Jun, dituliskan pada tanggal 10 Mei 2013
Datuk Lianhua Han Xin pada tanggal 3 Mei 2013 melaporkan kisah kesaksian kepada Mulacarya dan Guru Dhara sebagai berikut : “Saya asalnya hidup serba berkekurangan, saya ikut usaha kecil-kecilan bekerja menjual roti, kemudian setelah mengikuti sesi konsultasi di Vihara, ada seorang Acarya pada saat itu meminta saya bersarana dan harus mengerjakan suatu tugas, yakni menjapa mantra hati Mulacarya 2 juta kali, ketika itu boleh dikatakan saya mencurahkan segenap keyakinan pada Mantra ini, dengan hati tulus rata-rata satu jam saya bisa menjapakan mantra hati Mulacarya hingga 2.750 kali, sekitar 14 bulan kemudian penjapaan saya telah melampaui lebih dari 2 juta kali, pada masa-masa penjapaan mantra tersebut, atas karunia adisthana Maha Guru, telah menolong saya terhindarkan dari banyak malapetaka, bahkan saya kemudian memenangkan undian lotto 10 lembar, secara tak terduga saya peroleh berkah rejeki nomplok.”
“Lalu saya berganti profesi menjadi penambang bijih besi, tak disangka malah berjalan semakin lancar, saya mengajukan surat ijin usaha, dan surat perijinan lahan kesemuanya tak disangka-sangka berjalan lancar juga. Kemudian, karena saya sering berhubungan dengan pejabat pemerintah, dan telah mendapat pengakuan ada memberikan sumbangsih kepada masyarakat luas, hingga sampai sekarang ini saya mendapat rekomendasi gelar kehormatan sebagai “Datuk”. Sekarang apabila kembali bernostalgia hari-hari di masa lalu, saya dari seorang yang bahkan sama sekali tidak mengerti cara menjapa nama Buddha hingga kehidupan berubah seperti sekarang. Semuanya ini adalah berkat penjapaan mantra hati Maha Guru 2 juta kali, dan saya pun telah mengucapkan ikrar membangun panti jompo. Kini saya telah bersarana kepada Maha Guru selama 8 tahun, saya sungguh berterimakasih atas budi agung Maha Guru sehingga peruntungan nasib saya berubah!”
Belum lama ini ketika bersua di bulan Mei, Lianhua Han Xin shixiong bertanya kepada saya (Red: V.A Hui Jun) : apakah anda masih ingat ~ peristiwa pada saat itu mengajarkan dia menjapa 2 juta kali mantra hati Maha Guru, namun, pada kegiatan Dharmabhakti saya di masa lalu, oleh karena saya sering mengajarkan banyak sekali umat saudari-saudari sepenekunan, bahwa cara penekunan ini adalah cara yang membuahkan kontak batin yang paling mudah, setelah lewat beberapa lama saya pun sudah tidak ingat lagi kepada siapa saja?!
Hanya setelah umat memperoleh perubahan peruntungan nasib, maka mereka selamanya akan mengingati ~ bahwa bagaimana keadaan dirinya di saat tersebut dari kondisi yang berkesusahan, hingga setelah melalui cara ini akhirnya mendapatkan adisthana Yang Mulia Maha Guru Lian Sheng, dari kondisi mengkhawatirkan berubah menjadi ketenteraman!
作者:蓮花慧君。 寫於2013 年五月10日
【Warta TBSky - Rubrik Fans Y.A Sheng-Yen Lu】Cahaya Dahsyat Penjapaan 2 Juta kali Mantra Hati Mulacarya
Penulis : V.A Hui Jun, dituliskan pada tanggal 10 Mei 2013
Datuk Lianhua Han Xin pada tanggal 3 Mei 2013 melaporkan kisah kesaksian kepada Mulacarya dan Guru Dhara sebagai berikut : “Saya asalnya hidup serba berkekurangan, saya ikut usaha kecil-kecilan bekerja menjual roti, kemudian setelah mengikuti sesi konsultasi di Vihara, ada seorang Acarya pada saat itu meminta saya bersarana dan harus mengerjakan suatu tugas, yakni menjapa mantra hati Mulacarya 2 juta kali, ketika itu boleh dikatakan saya mencurahkan segenap keyakinan pada Mantra ini, dengan hati tulus rata-rata satu jam saya bisa menjapakan mantra hati Mulacarya hingga 2.750 kali, sekitar 14 bulan kemudian penjapaan saya telah melampaui lebih dari 2 juta kali, pada masa-masa penjapaan mantra tersebut, atas karunia adisthana Maha Guru, telah menolong saya terhindarkan dari banyak malapetaka, bahkan saya kemudian memenangkan undian lotto 10 lembar, secara tak terduga saya peroleh berkah rejeki nomplok.”
“Lalu saya berganti profesi menjadi penambang bijih besi, tak disangka malah berjalan semakin lancar, saya mengajukan surat ijin usaha, dan surat perijinan lahan kesemuanya tak disangka-sangka berjalan lancar juga. Kemudian, karena saya sering berhubungan dengan pejabat pemerintah, dan telah mendapat pengakuan ada memberikan sumbangsih kepada masyarakat luas, hingga sampai sekarang ini saya mendapat rekomendasi gelar kehormatan sebagai “Datuk”. Sekarang apabila kembali bernostalgia hari-hari di masa lalu, saya dari seorang yang bahkan sama sekali tidak mengerti cara menjapa nama Buddha hingga kehidupan berubah seperti sekarang. Semuanya ini adalah berkat penjapaan mantra hati Maha Guru 2 juta kali, dan saya pun telah mengucapkan ikrar membangun panti jompo. Kini saya telah bersarana kepada Maha Guru selama 8 tahun, saya sungguh berterimakasih atas budi agung Maha Guru sehingga peruntungan nasib saya berubah!”
Belum lama ini ketika bersua di bulan Mei, Lianhua Han Xin shixiong bertanya kepada saya (Red: V.A Hui Jun) : apakah anda masih ingat ~ peristiwa pada saat itu mengajarkan dia menjapa 2 juta kali mantra hati Maha Guru, namun, pada kegiatan Dharmabhakti saya di masa lalu, oleh karena saya sering mengajarkan banyak sekali umat saudari-saudari sepenekunan, bahwa cara penekunan ini adalah cara yang membuahkan kontak batin yang paling mudah, setelah lewat beberapa lama saya pun sudah tidak ingat lagi kepada siapa saja?!
Hanya setelah umat memperoleh perubahan peruntungan nasib, maka mereka selamanya akan mengingati ~ bahwa bagaimana keadaan dirinya di saat tersebut dari kondisi yang berkesusahan, hingga setelah melalui cara ini akhirnya mendapatkan adisthana Yang Mulia Maha Guru Lian Sheng, dari kondisi mengkhawatirkan berubah menjadi ketenteraman!
Thursday, August 8, 2013
【Warta TBSky Testimonial untuk Y.A Sheng-Yen Lu】Yang Mulia Maha Guru Memancarkan Maha Sinar Surya , Luka Bakar Fatal Kulit Baru Tumbuh Kembali
【盧勝在尊者真佛天空新聞報】夢示聖尊大日光,燒傷重症新皮生
【Warta TBSky Testimonial untuk Y.A Sheng-Yen Lu】Yang Mulia Maha Guru Memancarkan Maha Sinar Surya , Luka Bakar Fatal Kulit Baru Tumbuh Kembali
【Warta TBSky Testimonial untuk Y.A Sheng-Yen Lu】Yang Mulia Maha Guru Memancarkan Maha Sinar Surya , Luka Bakar Fatal Kulit Baru Tumbuh Kembali
(TBSky/Liputan oleh V.A Hui Jun) Kehidupan manusia acap kali menemui malapetaka kecelakaan sungguh menyiratkan ketidakkekalan! Diantaranya, malapetaka kecelakaan luka bakar sakitnya sungguh tidak kepalang, terlebih bekas luka bakar di kulit luar, entah membutuhkan berapa banyak tenaga medis untuk memulihkannya kembali.
Namun, ada seseorang yang dalam waktu satu malam mengalami mukjizat Berkat adisthana Satya Buddha!
Ada seorang umat dari Singapura yaitu Vivien shijie menuturkan kepada penulis (Red : V.A Hui Jun) sebuah kisah kesaksian pemberkatan oleh Mulacarya Dharmaraja Lian Sheng.
Dia berkata : “Peristiwa ini terjadi pada paman ketiga saya : Lianhua Zong Yuan yang berasal dari Malaysia, beliau lebih dari sepuluh tahun lalu telah bersarana kepada Dharmaraja Zhenfozong Maha Guru Lian Sheng.”
Namun 2 tahun lalu dia mengalami kecelakaan ledakan gas di atas kapal lalu mendapat luka bakar akibat kebakaran besar, sekitar 70% di sekujur badan mengalami cedera luka bakar, kemudian dari semua tempat luka bakar di badan, yang paling parah adalah luka bakar di kaki paman saya, dibutuhkan operasi plastik untuk memulihkan kondisi kulitnya. Karena itulah, pada saat pertolongan darurat di rumah sakit, dokter mengumumkan masih harus menjalani operasi plastik mengganti kulit, yang diambil adalah kulit perut untuk mengganti kulit kakinya.”
Subscribe to:
Posts (Atom)
























